![]() |
| ga mau kalah :( |
kalo ada percakapan yang ga penting, pasti dimulai dari keinginan yang ga menggebu-gebu..
well itu tadi sedikit cuplikan dari perbincangan kami di awal 2017,
miris?
mungkin bisa dikatakan begitu,.
gw juga sedih bacanya :(
hanya karena gw liat liputan tentang hewan laut di TV, percakapan ini menjadi begitu masiv,
disela kesibukan, masih bisa nyempetin diri buat mikirin balesan random.
denger-denger, cermin itu menampakkan apa yg ada di depannya ya?
gw berasumsi cermin yg gw pake lagi blur-blurnya, gw lagi ga bisa bersihin, karena gw ga lagi fokus buat bercermin, tapi bukan berarti ga gw pake, sesekali perlu lah, buat bisa lebih percaya diri, make sure kalo semua masih pada koridornya.
2016 kita akhiri dengan doa akhir taun dan 2017 kita awali dengan doa awal taun..
ternyata semakin kesini gw semakin merasa minim ilmu, terlebih ilmu agama, ilmu berkeluarga dan ilmu bersosialisasi (disamping ilmu komputer yang gatau kenapa susah banget buat gw pelajarin) #curcol
kita sharing lagi yuk,
jadi menurut kalian apa yang bisa bikin kalian mampu menjalani kehidupan dengan tenang?
tik..
tok..
tik..
tok..
menjalani kehidupan sesuai rencana?
setuju, setuju banget, tapi ternyata hal yg kita butuhkan adalah membuat rencana terlebih dahulu, hmmm
bikin rencana kedengerannya simple ya?
emang simple apa gw yang kelewat lebay sih kalo nyusun rencana?
kok based on tahun-tahun sebelumnya, persentase ter-realisasi-nya rendah banget?
setiap mulai taun baru banyak yang punya harapan-harapan baru, mimpi-mimpi baru, target-target baru, dan tindakan-tindakan baru.
taun ini, sepertinya gw sedang beristirahat untuk membuat itu semua.
engga-engga, bukan pesimis, males ato ga punya mimpi dan harapan, melainkan semua hal itu udah gw catet di awal taun lalu, dan menurut gw semua itu masih belum kadaluarsa buat gw perpanjang masa aktifnya hehehehehe #sa-ae-ngelesnya
so, kalo taun lalu gw masih menikmati bunyi kembang api di teras rumah pada malam pergantian hari, taun ini gw rebahan di kasur..
karena bagi gw, hanya memperbaharui harapan tidak cukup untuk bekal 365 hari kedepan.
memperbaharui keyakinan dan ketaqwaan mungkin sedikit lebih awet,..
kalo kata Bang Pandji Pragiwaksono
"sedikit lebih beda, lebih baik daripada sedikit lebih baik"
gw memilih untuk menjadi sedikit lebih beda dari kebiasaan gw sebelumnya, kebiasan pada umumnya,
memperpanjang masa aktif resolusi 2016 terdengar tidak terlalu buruk, ya asalkan ada yang terwujud sehingga tidak menjadi orang yang rugi
2. memperbesar ruangan hati agar menjadi lebih lapang menerima segala hal,
3. stimulasi otak agar mampu bekerja optimal,
4. dan tetap santun, karena kebaikan akan selalu menumbuhkan kebaikan, tak peduli kapan akan menuai buahnya dan menikmati lezatnya. -- karena Tuhan tak pernah ingkar, dan Dia Maha Penyayang diantara Para Penyayang.
iya, 2016 sangat menguras keadaan hati dan pikiran, hingga akhir desember Allah memberikan ruang bernafas yang sangat luas.
sedikit demi sedikit dihadirkan titik-titik jalan keluar, betul meskipun hanya titik tapi kami bersyukur, kami diberikan petunjuk untuk menyambung titik demi titik yang Allah hadirkan dalam kehidupan.
taun ini. gw mulai belajar buat tidak membandingkan orang yang satu dengan orang yang lain,
tiap orang ada porsi ujiannya masing-masing.
mereka punya resolusi dan kepuasan tersendiri jika terwujud, sama..
gw juga..
tapi bukan berarti gw harus minder sama realisasi yang ga lebih tinggi dari orang lain, malah gw perlu mengevaluasi lagi.
mungkin gw bener-bener jadi orang yang sangat sombong selama ini,
memisahkan kebutuhan akan kedekatan Tuhan dengan kebutuhan duniawi,
padahal Tuhan pemilik segalanya.
gw terlalu takut kehilangan suatu hal yang ternyata kalopun tidak kehilangan gw juga bukan menjadi pemilik yang kekal. iya kan? kita ini hanya makhluk milik Sang Khalik.
2016, taun terbaik yang Tuhan siapkan buat gw.
rencana-rencana yg dihadirkan di tahun 2016 sudah selayaknya gw usahakan di 2017 ini.
you've gotta go, ri..!!
sudah cukup joggingnya, mulai sedikit berlari lebih kencang mengejar ketertinggalan, sehingga sampai ditujuan tepat waktu, dengan bekal yang tepat.
tujuan kehidupan gw adalah kematian yang khusnul khotimah, bersakit-sakit dahulu merasakan setiap ujian, semoga Allah meringankan beban di hari kemudian, aamiin..
duhai cermin, ini taun yang tepat untukmu kubersihkan, tapi aku ikhlas jika kau tak berkenan untuk tetap tinggal,. karena selalu ada porsi yang tepat yang diberikan Tuhan di masa depan, dan Tuhan tidak pernah mengecewakan orang-orang yang sabar :)
aku sudah selesai dengan segala jenis pikiran yang menganggu ketentraman. aku sudah bisa menerima segala ketentuan. aku sudah mampu meyakini bahwa Tuhan Maha Pemberi, Tuhan tidak tidur, dan itu semua kurasakan karena kasih sayang Allah kepada semua hambaNya..
jadi apa yang bikin kalian hidup tenang menjalani kehidupan?
apapun itu, jangan lupa untuk selalu bersyukur,
apapun perkara yang dihadirkan Tuhan untuk seorang muslim adalah kebaikan bagi dia sendiri..
jika ia ditimpa musibah, ia bersabar
dan jika ia mendapat kesenangan, ia bersykur.
maka didapati keduanya adalah baik baginya.
Selamat berjuang menjadi pribadi yang lebih baik lagi demi bekal kehidupan akhirat kelak ya!!
*cheers










