RSS

..proposal kedua..

google


Menjalani ujian proposal 2 kali ternyata banyak hikmah yang bisa diambil.
rasanya mempersiapkan proposal pertama cukup menggebu-gebu, penuh suka cita dan tercipta gambaran tentang rencana-rencana setelahnya, dan ketika gagal, maka hancur leburlah semua impian, tujuan, dan rencana yang disiapkan.

jika bukan karena menyadari kesalahan sendiri, maka sudah pasti aku akan selalu mengutuk keadaan, menyalahkan banyak pihak, dan menyatakan kehidupan ini tak adil bagiku. 
ya kesombongan manusia yang nyata.

dan jika bukan karena rahmat Tuhanku, maka aku tak akan mampu menyadari kesalahanku. 

proposal pertama
butuh banyak waktu untuk mengatakan bahwa "semua akan berakhir baik-baik saja setelah kegagalan ini", 
butuh banyak teori dan paradigma untuk meyakinkan diri bahwa "semua yang terjadi tak perlu disesali" 
dan butuh banyak kekuatan untuk "melangkah lagi memulai penyusunan kembali",

tidak ada yg salah dari lamanya waktu yang dibutuhkan, hanya saja menyalahkan keadaan mampu mengulur-ulur waktu yang dimiliki.

jika bukan karena Keagungan Tuhanku, aku tak akan mampu bersiap diri untuk proposal kedua.

suatu tahapan yang wajib dilalui jika ingin mendapatkan impian yg selama ini dibangun --kelulusan yang diberkahi--

aku tak mungkin melewati tahap ini hanya karena "trauma psikis" yang aku alami.
lingkungan tidak mengubah sistem yang terjadi hanya karena ada satu orang yang gagal melewatinya.

sehingga aku lah yang seharusnya mengubah diriku sendiri agar mampu melewati fase tersebut dengan baik.

sulit ternyata berkata aku baik-baik saja setelah kegagalannya.
faktanya aku tidak dalam keadaan tersebut.
keadaan yang sulit itu lebih dipersulit lagi oleh ketakutanku diperlakukan hal yang sama 
yang tak mampu ku kendalikan sehingga menambah parah dan menambah berat langkahku untuk kembali maju.

aku hanya lah seorang manusia dengan segala keterbatasan.

namun kemudian, alhamdulillaah aku masih diberikan kenikmatan iman oleh Allah, 
aku masih diijinkan mensyukuri semua yg diberikan, 
aku masih diberikan kekuatan untuk mampu menerima keadaan, 
dan aku diberikan kesadaran bahwasanya putus asa adalah hal yg tidak diridhoi Allah, karena Dia berfirman "janganlah engkau berputus asa, sesungguhnya rahmatKu amatlah luas dan banyak",

ya, puji syukur kupanjatkan kepada Tuhanku Yang Maha Besar,
jika bukan karena petunjukNya, aku tak akan mampu berhijrah diri dari satu keadaan ke keadaan yang lebih baik.

proposal kedua
kini, proposal kedua telah kulalui.

tentu saja dengan memperbaiki prosesnya, dan mempersiapkan mentalnya.
aku berserah diri kepada Tuhanku Yang Maha Suci.

tidak ada satu perkara pun yang luput dari penglihatannya.
entah bagaimana selanjutnya, aku hanya perlu berhati-hati.

euphoria proposal kedua, berbeda dengan sebelumnya.
aku memohon dengan sangat kepada Allah Yang Maha Berkehendak, 
keberpasrahan dan kekuatan doa, menjadikan jalan yang dilalui terasa lebih mudah.

laa hawla wa laa quwwata illaa billaah..
tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah..

trauma psikis itu kasat mata, yang hanya mampu disembuhkan dari dalam diri, 
hati adalah bagian yang paling dominan untuk dapat menyembuhkan.

dan hati-lah tempat pengibaratan penyeimbang sehatnya jasmani dan rohani.

maka sudah tentu, menundukkan hawa nafsu dan ribuan ambisi duniawi,
menjadikan hati lebih dihargai, 
menjadikannya prioritas utama untuk dimintai fatwa.

benar saja, tinggalkan apa yang membuatmu ragu.
dan jalankan apa yang hatimu senangi.

bernafaslah seperti sedia kala, Tuhan tidak pernah menelantarkan hambaNya..
percayalah, selalu akan ada akhir yang baik dari ketaatan seorang muslim (yang berserah diri).

Engkau mungkin akan diperlihatkan bagaimana proses kehidupan terjadi pada beberapa makhuk Tuhan.

tetap pada koridor yang seharusnya, 
mereka yang bersenang-senang tanpa memikirkan kematian tak luput dari pengawasan Tuhan

tugasmu masih sama, jadilah hamba yang taat menjalani perintah-Nya..

ujian demi ujian akan terus kau temukan,
bersiaplah, kau semakin mendekati waktu yang juga ditentukan TuhanMu..

*cheers*

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

..Tahun Baru..

ga mau kalah :(

kalo ada percakapan yang ga penting, pasti dimulai dari keinginan yang ga menggebu-gebu..

well itu tadi sedikit cuplikan dari perbincangan kami di awal 2017,
miris?
mungkin bisa dikatakan begitu,.

gw juga sedih bacanya :(

hanya karena gw liat liputan tentang hewan laut di TV, percakapan ini menjadi begitu masiv,

disela kesibukan, masih bisa nyempetin diri buat mikirin balesan random.

denger-denger, cermin itu menampakkan apa yg ada di depannya ya?
gw berasumsi cermin yg gw pake lagi blur-blurnya, gw lagi ga bisa bersihin, karena gw ga lagi fokus buat bercermin, tapi bukan berarti ga gw pake, sesekali perlu lah, buat bisa lebih percaya diri, make sure kalo semua masih pada koridornya.

2016 kita akhiri dengan doa akhir taun dan 2017 kita awali dengan doa awal taun..

ternyata semakin kesini gw semakin merasa minim ilmu, terlebih ilmu agama, ilmu berkeluarga dan ilmu bersosialisasi (disamping ilmu komputer yang gatau kenapa susah banget buat gw pelajarin) #curcol

kita sharing lagi yuk, 
jadi menurut kalian apa yang bisa bikin kalian mampu menjalani kehidupan dengan tenang?

tik..
tok..
tik..
tok..

menjalani kehidupan sesuai rencana?
setuju, setuju banget, tapi ternyata hal yg kita butuhkan adalah membuat rencana terlebih dahulu, hmmm
bikin rencana kedengerannya simple ya?
emang simple apa gw yang kelewat lebay sih kalo nyusun rencana?
kok based on tahun-tahun sebelumnya, persentase ter-realisasi-nya rendah banget?

setiap mulai taun baru banyak yang punya harapan-harapan baru, mimpi-mimpi baru, target-target baru, dan tindakan-tindakan baru.
taun ini, sepertinya gw sedang beristirahat untuk membuat itu semua.
engga-engga, bukan pesimis, males ato ga punya mimpi dan harapan, melainkan semua hal itu udah gw catet di awal taun lalu, dan menurut gw semua itu masih belum kadaluarsa buat gw perpanjang masa aktifnya hehehehehe #sa-ae-ngelesnya

so, kalo taun lalu gw masih menikmati bunyi kembang api di teras rumah pada malam pergantian hari, taun ini gw rebahan di kasur..

karena bagi gw, hanya memperbaharui harapan tidak cukup untuk bekal 365 hari kedepan. 
memperbaharui keyakinan dan ketaqwaan mungkin sedikit lebih awet,..

kalo kata Bang Pandji Pragiwaksono
"sedikit lebih beda, lebih baik daripada sedikit lebih baik"

gw memilih untuk menjadi sedikit lebih beda dari kebiasaan gw sebelumnya, kebiasan pada umumnya,

memperpanjang masa aktif resolusi 2016 terdengar tidak terlalu buruk, ya asalkan ada yang terwujud sehingga tidak menjadi orang yang rugi

1. menghapus ambisi-ambisi yang tidak terkontrol, atau mengubahnya dalam bahasa cita-cita yang lebih baik,
2. memperbesar ruangan hati agar menjadi lebih lapang menerima segala hal,
3. stimulasi otak agar mampu bekerja optimal,
4. dan tetap santun, karena kebaikan akan selalu menumbuhkan kebaikan, tak peduli kapan akan menuai buahnya dan menikmati lezatnya. -- karena Tuhan tak pernah ingkar, dan Dia Maha Penyayang diantara Para Penyayang.

iya, 2016 sangat menguras keadaan hati dan pikiran, hingga akhir desember Allah memberikan ruang bernafas yang sangat luas. 
sedikit demi sedikit dihadirkan titik-titik jalan keluar, betul meskipun hanya titik tapi kami bersyukur, kami diberikan petunjuk untuk menyambung titik demi titik yang Allah hadirkan dalam kehidupan.

taun ini. gw mulai belajar buat tidak membandingkan orang yang satu dengan orang yang lain, 
tiap orang ada porsi ujiannya masing-masing.
mereka punya resolusi dan kepuasan tersendiri jika terwujud, sama..
gw juga..
tapi bukan berarti gw harus minder sama realisasi yang ga lebih tinggi dari orang lain, malah gw perlu mengevaluasi lagi.
mungkin gw bener-bener jadi orang yang sangat sombong selama ini,
memisahkan kebutuhan akan kedekatan Tuhan dengan kebutuhan duniawi,
padahal Tuhan pemilik segalanya.

gw terlalu takut kehilangan suatu hal yang ternyata kalopun tidak kehilangan gw juga bukan menjadi pemilik yang kekal. iya kan? kita ini hanya makhluk milik Sang Khalik.

2016, taun terbaik yang Tuhan siapkan buat gw. 
rencana-rencana yg dihadirkan di tahun 2016 sudah selayaknya gw usahakan di 2017 ini.
you've gotta go, ri..!!

sudah cukup joggingnya, mulai sedikit berlari lebih kencang mengejar ketertinggalan, sehingga sampai ditujuan tepat waktu, dengan bekal yang tepat. 

tujuan kehidupan gw adalah kematian yang khusnul khotimah, bersakit-sakit dahulu merasakan setiap ujian, semoga Allah meringankan beban di hari kemudian, aamiin..

duhai cermin, ini taun yang tepat untukmu kubersihkan, tapi aku ikhlas jika kau tak berkenan untuk tetap tinggal,. karena selalu ada porsi yang tepat yang diberikan Tuhan di masa depan, dan Tuhan tidak pernah mengecewakan orang-orang yang sabar :)

aku sudah selesai dengan segala jenis pikiran yang menganggu ketentraman. aku sudah bisa menerima segala ketentuan. aku sudah mampu meyakini bahwa Tuhan Maha Pemberi, Tuhan tidak tidur, dan itu semua kurasakan karena kasih sayang Allah kepada semua hambaNya..

jadi apa yang bikin kalian hidup tenang menjalani kehidupan?
apapun itu, jangan lupa untuk selalu bersyukur, 
apapun perkara yang dihadirkan Tuhan untuk seorang muslim adalah kebaikan bagi dia sendiri..
jika ia ditimpa musibah, ia bersabar
dan jika ia mendapat kesenangan, ia bersykur.
maka didapati keduanya adalah baik baginya.

Selamat berjuang menjadi pribadi yang lebih baik lagi demi bekal kehidupan akhirat kelak ya!!

*cheers 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS