RSS

tawaku hari ini..

ahahha,, :)
setelah berlarut dalam pemikiran sendiri, kali ini saya meluangkan waktu untuk bercengkrama bersama mereka.. beloved my mom and dad :)

kami berada di satu ruangan tanpa penyekat, yang dapat melakukan aktivitas berikut:
menonton TV,
menyetrika,
dan menggunakan komputer (baca : pico :D)..

Saya lebih dulu berada diruangan, menyalakan pico yang terkoneksi internet, berniat merapihkan tugas Sistem Informasi, yang ternyata social network lah yang sering saya hampiri *sampai saat ini, tugas itu belum selesai :p*,
lalu ayah saya datang dan bertanya "Koq celana kerja bapak ga digosokin, Dek?"..saya melirik tumpukan celana itu dan berkata "HAH? males Pak.."
*langsung saya tersadar dengan apa yang saya ucapkan, dan seakan-akan saya sedang berada di sebuah ruangan yang sangat gelap dengan banyak suara-suara yang berteriak, hanya ada satu cahaya yang menyoroti saya dari atas*
"anak durhaka, sukanya hanya membentak orang tua, tidak mau melakukan apa yang diperintahkan, tapi selalu memaksakan kehendak sendiri, tanpa merasakan susah payahnya mereka untuk berupaya menuruti apa yang kamu inginkan,betapa sedihnya mereka jika mereka tidak dapat mengabuli permintaanmu, tapi mengapa kamu begitu tega menjawab seperti itu?kamu tidaklah diminta untuk melakukan sesuatu yang tidak bisa kamu kerjakan..bukanlah diminta untuk mengubah keimananmu -na'udzubillah-, bukanlah diminta untuk melakukan sesuatu yang sangat membebanimu..sungguh, betapa kamu tidak memiliki rasa bakti terhadap mereka"
Astaghfirullahal'adziim, ampuni hamba Ya Rabb..
I will do it tonight my pha.. :)

next, ayah saya menonton pertandingan sepak bola dengan sangat antusias, kali ini persija vs persiba, kemudian beliau memulai perbincangan dengan menanyakan kabar kuliah saya (fyuuuh)..

saya menjawabnya dengan (sangat) tenang..*semoga ayah saya tidak merasakan betapa gundahnya saya* dan satu hal yang ayah saya katakan ketika hening..
"Belajar yang giat dan penuh semangat, sukseskan jalan hidupmu, jangan pikirkan masalah-masalah yang dapat mengganggu pikiran kamu, jangan biarkan masalah itu membuat kamu menjadi lemah, terpuruk, dan sakit"

"bapak, betapa sangat kurasakan keinginanmu untuk melihatku bahagia.. :')..aku akan berusaha dengan usahaku yang berbeda tiap harinya, hidupku semakin hari tidaklah semakin mudah, tapi aku akan berusaha dengan cara terbaikku dan cara yang kau anjurkan..Ya ALLAH kabulkanlah doa kedua orang tuaku, aamiin"


Ibu datang, beliau ingin menyetrika beberapa pakaiannya-sendiri- *ya selalu saja seperti itu, hahaha*
tiba-tiba muncul notifikasi, bahwa LAN tidak terkoneksi, dan ternyata Ibu mencabut adaptor modem, tanpa mengetahui apa pengaruhnya, Ibu hanya bilang "Ini koq, panas banget?" *gubrak*
tapi Ibu cukup bertanggung jawab, untuk menyambungkannya kembali :)
sambil menunggu setrika panas, Ibu menghampiri bapak, dan saya berlelucon "heiyy buu, jangan melakukan hal-hal aneh didepan akuuu" haha.. kemudian Ibu menghampiriku, berniat untuk menyiumku *OH MY GOD* saya menghindarinya, menutupi muka menggunakan bantal..
yeah I always do that :p

Tiba-tiba ibu pergi, bapak juga keluar membetulkan antena TV..
*beberapa menit kemudian*
Ibu datang membawa teh, capuccino dan kopi tubruk..
saya berasumsi bahwa saya yang seharusnya meminum capuccino, bapak meminum teh, dan Ibu minum kopi tubruknya...
Ketika saya mengambil capuccino, ayah saya sedikit berteriak "Itu buat Bapak"..lalu saya berpikir.. "ooh, ia cuma mau nyicipin"
glek..*koq ada yang aneh*
ternyata ada teh tubruk yang tercampur..terus melanjukan minum..
glek..glek..glek
saya letakkan gelas berisi capuccinonya, dan saya melirik seraya berkata "o..ou.. tinggal ampasnya".. saya kemudian menghampiri ayah saya,dan ayah saya meminta bantuan agar saya mengambil kacamata dan obeng, saya malas (lagi) sebenarnya, tapi saya langsung mencarinya, dan saya membantu ayah saya membetulkan antena diatas genteng..
hihihi
ketika ayah saya selesai melakukan pekerjaanya beliau sadar bahwa capuccino sudah habis "lah, mana capuccino bapak?"
saya menatap beliau dengan senyum simpul ...

yaph, saya hanya mebutuhkan lelucon sederhana untuk dapat membuat saya tertawa, tidak berlebihan..karena sesungguhnya, sesuatu yang berlebihan itu tidaklah baik menurut saya..

tawaku hari ini, mengobati luka yang sedang aku rasakan, tawaku hari ini, menyadarkan aku betapa berharganya orang-orang disekelilingku, tawaku hari ini, melumpuhkan semua keegoisanku, tawaku hari ini, meregangkan otot syarafku, semoga tawaku hari ini, menjadi pengawal untuk tawaku di hari lain.. :)

I need my families all the way



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

..Never Too Late..

by Nidji

silent sound broke my heart
a doze of pain will start your brain
in one and two three second has passed
when i'm with you i will never be sad

busy sound blows my mind
heart beat central in this modern town
in one and two three second has passed
when i'm with you i will never be sad

reff :
sleep in the deep of my heart
cryin' for love to depart
don't give up
keep tryin'
it's never too late
it's never too late

in one and two
traffic has passed
when i'm with you
i will never be sad

back to reff

it's never too late
it's never too late

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

..Apakah Anda Mudah Dipilih?..

ini notes dari Pak Mario yang berikutnya

Please kindly enjoy, absorb, and apply.
:)

Sahabat saya yang hatinya baik,

Kita tidak mungkin menjadi pribadi yang bebas dan berbahagia jika identitas kita dipilihkan oleh orang lain, jika yang kita pelajari juga diharuskan oleh orang lain, jika pekerjaan kita juga hasil keputusan orang lain, dan bahkan dengan siapa kita menua sebagai pasangan hidup – juga dipaksakan kepada kita.

Kebahagiaan kita sangat bergantung pada kebebasan kita untuk menjadi sebaik-baiknya pribadi, yang melakukan yang kita cintai, yang hidup dengan dan untuk yang kita cintai, dan mengisi nama dan kehidupan kita dengan nilai yang membahagiakan sesama.

Itu sebabnya, secara alamiah kita memilihkan untuk diri kita sendiri hal-hal yang terbaik dalam kehidupan kita.

Tetapi, kita sering berlaku agak aneh.

Kita ingin menjadi orang kaya, tetapi belajar dan bekerja dengan cara yang menjadikan kita tidak pantas dibayar mahal.

Kita ingin menjadi pribadi yang disayangi, tetapi bergaul dan berkeluarga dengan sikap yang merayakan kesalahan orang lain, dan menolak melihat diri sendiri juga perlu memperbaiki diri.

Kita ingin menjadi pribadi yang berbahagia dan tidur dengan damai, tetapi getol mengisi pikiran dengan rencana-rencana pembalasan dan harapan-harapan agar orang lain kualat atas keburukan mereka kepada kita.

Kita ingin menjadi pribadi yang dipercayakan tugas-tugas besar dan penting, tetapi kurang amanah saat dipercayakan mengurus uang-uang kecil.

Esensinya, …

Kita sering menginginkan sesuatu yang besar, tetapi yang kita gagalkan sendiri dengan sikap yang mementingkan yang tidak penting.

Perhatikanlah, …

Jika kita sedang sedih, semua tak berharapan.
Jika kita sedang marah, semua tak bernilai.
Jika kita sedang cemburu, semua bisa dibuang

Itu sebabnya,

Sabar adalah separuh dari penolong kita. Dan separuh yang lain, adalah penyembahan kita kepada Tuhan.

Dan dua-duanya tak terpisah, utuh, saling menguatkan, dan saling membuktikan.

Maka, …

Janganlah kita menginginkan sesuatu, dengan sikap yang membatalkan pencapaiannya.


Sahabat saya yang kedamaian hatinya sangat penting bagi Tuhan,

Perhatikanlah bagaimana kebetulan-kebetulan terjadi, saat hati Anda galau dan pilu menanti penjelasan dari pertanyaan-pertanyaan Anda?

Apakah Anda memperhatikan bagaimana kebetulan-kebetulan itu menjawab pertanyaan hati Anda?

Tuhan meminta kita memperhatikan, karena Tuhan menjawab pertanyaan kita dengan tanda-tanda dalam keseharian kehidupan kita.

Tuhan meminta kita mendengarkan, karena Tuhan menitipkan suara-Nya dalam getaran suara manusia dan apa pun yang menjadi penghantar pengertian kepada kita.

Tuhan meminta kita berpikir, karena Tuhan ingin kita memilih yang baik, agar kita DIPILIH untuk yang baik-baik.

Kita adalah penyebab dari yang dihadiahkan kepada kita.

Apakah mungkin bagi murid dan mahasiswa
yang menelantarkan pelajaran, akan dipilih menjadi pribadi terpelajar yang mudah rezekinya, yang tinggi pangkatnya, dan hebat kehidupannya?

Apakah mungkin bagi seorang profesional yang gemar menghindari pekerjaan, yang aktif malam hari, dan mengantuk selama jam-jam kerja – akan menjadi perwira-perwira tinggi bisnis yang dimuliakan dengan fasilitas dan power?

Apakah mungkin bagi seorang ibu, yang menomor-akhirkan perhatian kepada gizi, pola hidup, dan disiplin belajar anak-anaknya – akan menjadi ibu yang dihormati oleh anak-anak, suami, keluarga besar, dan para guru anak-anaknya.

Apakah mungkin bagi seorang ayah, yang mengambil jatah uang untuk buku dan kesehatan anaknya, untuk menyenangkan dirinya sendiri dengan hal-hal yang merusak kesehatan dan nama baiknya - akan menjadi ayah yang diteladani oleh anak-anaknya, yang dibanggakan oleh istrinya, yang disyukuri oleh orang tua dan mertua, yang dikagumi oleh yang lebih muda?

Apakah mungkin bagi pribadi dengan pilihan sikap dan perilaku yang tidak baik, akan menjadi pribadi pilihan?

Mungkin, … SANGAT mungkin !!!

JIKA dia MEMPERBARUI kualitas dari pilihan sikap dan tindakannya.

Jika dia masih TETAP membaca sampai bagian ini, dia adalah pribadi yang sedang sangat diperhatikan oleh Tuhan.


Hanya pribadi yang sedang menunda kemungkinannya sendiri, yang tidak bertahan dalam suasana yang mengasihinya dengan nasehat-nasehat yang membaikkannya.

Tetapi, kita adalah pribadi yang tegas memilih yang baik bagi kita.

Lebih baik merasa tidak enak sementara dalam mendengar nasehat yang membaikkan, daripada hidup lama dalam ketidak-enakan.

………..

Sahabat saya yang kebaikan masa depannya ditentukan oleh kebaikan dari pilihan-pilihannya hari ini,

Adik-adik dan anak-anak saya yang masih SANGAT BESAR kesempatannya untuk menjadikan masa depan Anda se-kaya yang kalian inginkan, se-berwibawa yang kalian impikan, se-bahagia yang kalian rindukan, dan se-bahagia yang kalian mintakan dari Tuhan,

Pilihlah sikap dan perilaku yang baik.

Marilah kita menjadi pribadi yang mudah dipilih untuk didudukkan di tempat-tempat yang tinggi, yang sejahtera, yang penuh kebahagiaan, dan yang bernilai bagi sesama.


Kalian sudah lihat orang-orang tua yang tadinya sangat terhormat dan kaya, sekarang menjadi pokok berita tidak baik?

Tidak ada pribadi muda yang cerdas dan tegas, yang ingin menjadikan masa tuanya sebagai contoh bahwa orang yang tadinya dimuliakan dengan kewenangan besar – tetapi memilih sikap dan perilaku yang tidak jujur, akan dicabut penghormatan atas mereka.

Kita tidak mungkin bebas dari keharusan untuk bertanggung-jawab atas kesalahan kita. Jika tidak segera, nanti, atau kapan pun – tetapi pasti.

Sehingga, ini kabar gembiranya …

Kita tidak mungkin tidak dikenali untuk kebaikan yang kita lakukan, … dan mudah-mudahan segera.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

..All The Way..

When somebody loves you
It's no good unless he loves you all the way
Happy to be near you
When you need someone to cheer you all the way

Taller than the tallest tree is
That's how it's got to feel
Deeper than the deep blue sea is
That's how deep it goes if it's real

When somebody needs you
It's no good unless he needs you all the way
Through the good or lean years
And for all those in between years, come what may

Who knows where the road will lead us
Only a fool would say, but if you let me love you
It's for sure I'm gonna love you all the way

Taller than the tallest tree is
That's how it's got to feel
Deeper than the deep blue sea is
That's how deep it goes if it's real

And when somebody needs you
It's no good unless she needs you all the way
Through the good or lean years
And for all those in between years, come what may

Who knows where the road will lead us
Only a fool would say but if you let me love you
It's for sure I'm gonna love you all the way
All the way, I'm gonna love you all the way

by Celine Dion

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

..notes Pak Mario..

Anda yang menjadikan diri anda, bukan orang lain...

Hari yang bersejarah bagi kita adalah hari kita memutuskan dengan tegas, untuk menjadi satu-satunya pribadi yang bertanggung-jawab bagi keberhasilan kita sendiri.

Karena, jika kita tidak diingatkan, kita memiliki kecenderungan untuk MENUNGGU DIBUAT BERHASIL, sehingga jika kita tidak menyukai suatu keadaan – kita akan menyalahkan orang lain.

Anda menjadikan diri Anda sendiri.

Semua yang Anda LAKUKAN
dan yang TIDAK Anda lakukan –
telah menjadikan apa adanya Anda sekarang.


Pertanyaannya adalah, …

Apakah Anda dijadikan oleh yang Anda lakukan,
atau LEBIH dijadikan oleh yang TIDAK Anda lakukan?


Mohon Anda pikirkan yang ini, ...

Dua hal yang mencegah kita dari mencapai kesejahteraan, kebahagiaan, dan kemuliaan adalah:

Tidak melakukan yang seharusnya kita lakukan, dan

Melakukan yang seharusnya tidak kita lakukan.

Kelihatannya, kita perlu memaksa diri atau dipaksa oleh seseorang yang lebih kuat daripada kecenderungan diri kita untuk melemahkan diri sendiri.

Apakah Anda mengenal seseorang, yang jika Anda serahkan kepemimpinan hidup Anda kepadanya, Anda akan dijadikan olehnya pribadi yang damai, ceria, percaya diri, dan tegas?

Jika Anda mengenal orang seperti itu,
pelajarilah apa saja yang akan dilakukannya kepada Anda –
untuk menjadikan Anda pribadi yang baru,
lalu lakukan persis itu semua.

Lakukanlah yang baik bagi Anda,
sebagai tanggung-jawab pribadi Anda.

Patuhlah pada cara-cara yang baik,
dan Anda akan mulai melihat dan merasakan perubahan yang bernilai,
karena Anda berfokus pada melakukan yang berguna,
dan tidak melakukan yang tidak menjadikan Anda pantas bagi keberhasilan.

Dengannya Anda membahagiakan Tuhan,
yang kemudian merestui upaya Anda untuk menjadi pribadi yang diindahkan kedamaiannya, yang dikayakan dengan keluarga, harta, kewenangan, dan nama yang harum.

Mudah-mudahan hati kita tetap berada dalam pemeliharaan Tuhan, sehingga kita selalu bersikap ramah kepada nasehat-nasehat baik, dan suka sekali dilarang mendekati hal-hal yang merugikan kita dan sesama.

Mudah-mudahan Tuhan segera menjawab pertanyaan-pertanyaan hati Anda semalam, dan mengisi kesadaran Anda hari ini dengan kesyukuran dan kebahagiaan bersama mereka yang Anda kasihi dan yang mengasihi Anda.

Notes Mario Teguh

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS