berlebihan itu jauh dari kata baik dan lebih dekat dengan kata buruk.
berlebihan itu berlari ke arah negatif dan menjauh dari arah positif.
terkadang kita tidak peduli dengan perasaan kita sendiri,
terkadang kita acuh terhadap kata hati.
tapi ketika kita mulai berempati, semesta seolah merestui.
menunjukkan keringanan demi keringanan akan beban pikiran,
menunjukkan jalan demi jalan yang harus dilalui untuk kembali.
hati adalah tempat terbaik untuk berdiam diri.
berkomunikasi dengan Sang Maha Pemilik nyawa.
berlebihan bukan hal yg tepat untuk diterapkan.
tapi kodrat manusia yg miliki sifat tamak, serakah, egois dan rakus menjadikan berlebihan adalah sifat dasar yg dimiliki siapapun,
bahwa benar dibutuhkan penyeimbang atas segala sifat manusia.
bahwa benar dibutuhkan bekal terbaik sebagai penyeimbang sifat kita.
lantas siapa yg patut disalahkan atas ketidaknyamanan?
luputkah kita dari kenyataan tentang masa depan?
seringkali meributkan harta
seringkali meributkan tahta
seringkali meributkan pasangan pria ataupun wanita
pernahkah kita sesekali meributkan soal nyawa?
nafas ini ada masanya
raga ini ada masanya
dzolim kah kita pada dunia dan seisinya?
tanya demi tanya
mengembalikan memori usia yg terlewat begitu saja tanpa banyak makna.
melihat realita dunia,
sikap tak wajar dari sesama,
membuat kita banyak mempertanyakan logika
apakah pantas berlaku tega terhadap sesama manusia?
entah siapa sosok yg paling kita takutkan,
ibu? ayah? suami? istri? anak? kekasih? guru? bos? menteri? presiden? setan? atau Tuhan?
siapa yg paling menduduki kasta tertinggi dalam diri?
atau siapa yg paling mendominasi, akal atau hati?
seimbang.
berikan ruang yg sama bagi hati dan akal kita.
cukupkan segala kepenatan yang tak perlu
dan yg lalu biarlah berlalu
prinsip yg terusik, tak perlu mengeluarkan percik.
berdamailah dengan gesekan
kita adalah bagian dari kesementaraan dunia
sementara disinggahi
sementara dihampiri
sementara dicaci
sementara dipuji
sementara disakiti
sementara dikhianati
sementara dicintai
sementara dilindungi
sementara dizholimi
sementara diberi arti
bagian mana yg tak dimengerti akan sebuah kesementaraan?
karena apa yg kita tanam kelak akan kita tuai sendiri
dan bagian kesementaraan yg kita jalani, adalah bagian dari kesementaraan duniawi.
kelak Tuhan yang Maha Adil akan menghakimi.
Dia sebaik-baik hakim yg adil.
robbanaa afrigh a'layna shobron wa tawaffanaa muslimiin
QS 7:126
"Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, dan wafatkanlah kami dalam keadaan muslim (berserah diri)"
mintalah sebaik-baik tempat kembali.
pun berbekalah kebaikan atas peran bebas yang sedang kita mainkan.
aku mencintai semua makhluk, karena Tuhan memberikan fitrah yang baik pada setiap makhluk.
aku tidak menyimpan dendam, karena Tuhan tidak memberikan balasan yg kuinginkan jika aku pendendam.
Tuhanku pun tidak mengajarkan kebencian, karena ampunanNya lebih besar dari lautan, dan aku lebih menyukai pemaafan.
-mencintai kesementaraan-









