RSS

Friday, 13th May 2016

what happen on friday 13th?

Pada hari itu, gw dapet undangan persiapan visitasi akreditasi kampus buat prodi S2 Ilmu Komputer UGM (program studi -red) .
Berdasarkan undangan ada 8 orang, yang ngundang sekretaris prodi aka dosen pembimbing gw sendiri Ibu Aina *mwahhaha *sedih, itu artinya gw pasti bakal bertatap muka dengan beliau :))

ah skiplah gw dateng cuma memenuhi undangan :P, 
tentunya dengan temen seperjuangan yang juga satu bimbingan, mas jaki (namanya sih bagus, najibullah muzaki siapaa gitu).

Acara dibuka jam 10.00, Bu Aina menjelaskan maksud undangan, dan ternyata kita diminta sebagai perwakilan mahasiswa untuk menceritakan apa yang kita rasakan dan alami sebagai mahasiswa S2 ilmu komputer UGM. 
Oiya, ga cuma ada mahasiswa, tapi juga diundang alumni S2 dan ternyata juga ngelanjutin S3 nya di UGM (ckckkc berasa penuh semangat banget kalo ngeliat mereka yang tetep ngelanjutin sekolah meski umurnya udah ga muda lagi).

Penjelasan sampai kepada siapakah asesornya (tim penilai akreditasi), jeng jeng jeng
ternyata salah satunya adalah Pak Agus Buwono, Ketua Departemen Ilmu Komputer IPB, wuhuuuw dosen gueeeee :)))
terus ga lama Pak Agus Harjoko (dosen UGM yang juga asesor) dateng, buat menceritakan gimana gambaran wawancara asesor dengan mahasiswa, pertanyaannya seputaran : 

1. Kenapa memilih UGM?
2. Proses masuk UGM seperti apa?
3. Bagaimana Anda menemukan topik penelitian?
4. Bagaimana proses menyiapkan proposal, dan evaluasi proposal penelitian?
5. Terkait sarana dan prasarana seperti apa?
6. Kegiatan kemahasiswaan seperti apa?
7. Kontribusi alumni bagaimana?

ya seperti itulah, ceritakan keadaan yang dialami, adapun kritik dan saran emang sebaiknya disampaikan langsung ke prodi, bukan ke asesornya, kira-kira gitu pesan akhirnya hwhehehe

Acara untuk hari senin, betapa leganya gw begitu dikasih tau acara senin, 

Ya iyalah, friday 13th adalah hari yang gw tunggu,
karena 13-14-15 adalah waktu yang dinanti sejak akhir april.

friday 13th, was not only about that invitation.
tapi, lebih kepada awal dari gunjang ganjing perkara yang dilematis muwahahha *lebay fix

anyway I love this date,
first-date maybe?

*cheers

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

..Keberadaaan dan Kehampaan..

Kamu selalu amazing sama aku..

Aku gatau sampe kapan itu akan bertahan..

Nikmatin dulu aja nih?

Makasi ya, udah bersyukur dikenalin sama aku,
Makasi ya, udah bersyukur jadi bagian yg mendengar kisah hidupku,
Makasi ya, udah kasih support aku,
Makasi ya, udah ngerasain aku.

Aku mau banget, jadi lebih baik lagi dari waktu ke waktu.
Aku mau banget, berhenti dari sifat munafik seperti saran kamu.
Aku mau banget, mencerna semua kata tanpa ada perih yang tersisa

Karena kata tak seharusnya langsung menjadi luka. Meski dia bisa.
Karena kata yang terekam sempurna bukanlah tanpa makna.

Diorama yang melegenda

Kamu dan aku, sampai kapanpun akan menjadi kita.
Jika tak selamanya,
Namun pernah ada.
Nikmati saja waktunya bersama.

Kamu dan aku, sampai kapanpun akan menjadi kita.
Meski takdir tak seiya sekata,
Sehingga pena kehabisan tinta.
Semoga tak ada yang buta.

Kita tidak selalu untuk saling ada.
Kita tidak selalu untuk saling menyapa.

Tapi kita selalu punya waktu yg sama untuk meminta.

Mintalah aku pada TuhanMu,

aku memintamu pada TuhanKu.

Terima kasih, masih hadir,
Dan mengingatkan kembali soal Tuhan.

Tuhan tidak pernah tidur.
Semoga Dia menjagamu, selalu.

Tuhan tidak pernah salah.
Semoga mudah bagimu untuk berserah, pasrah.

Sayang, terima kasih.
Satu kata yang kubanggakan ada padamu.

Kesetiaan.

Kesetiaan pada Tuhanmu, dan kesetiaan padaku, 
bagian dari teman perjalanan hidupmu.

Tetap bergerak, kita masih harus mengayuh.
Berpeluh.

Jangan menyerah, Tuhan tidak menyiapkan tempat yang indah bagi hambanya yang gemar berkeluh kesah.

Tuhan tidak hadirkan itu untuk kita, yang berjuang demi hidup yg nyata pun demi alam kelak yang pasti ada.

Sayang, kita pasti bisa.
Setidaknya ingatlah,
Aku pernah mengatakan ini padamu,

"Kamu pasti bisa"

"Kamu pasti berhasil"

"Kamu pasti mampu meraihnya"

Dan semoga kamu akan menikmati tangisanmu 
dengan tersenyum di kemudian hari.
Di waktu yg pasti.
Di tempat yg paling dinanti.

Semoga kita bertemu lagi..

Sayang, sudahi perihmu ya,
I always there for you. 
Tepat di jantung hatimu.

Lukamu pasti sembuh.
Percayalah, Tuhan kita punya obatnya.


I dedicated this letter to you at thousands miles away.

~H&K~

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

XIX (2)

Dia bilang dia nungguin?
Faktanya terbalik.
Aku yang nungguin.

sekarang aku cukup mikir, 
mungkin belum ada yang lebih penting bagi dia di luar zona nyaman-nya.

"Dan manusia itu akan mengutarakan rencana perjalanan hidupnya kepadamu..karena dia juga memasukkan kamu ke dalam rencana hidupnya. "

Meski ada kata "akan" yang entah kapan.
Meski ada makna lain dari yang tersampaikan.

Tapi itu. 
Sedikit rangkaian kata, 
banyak makna,
bagi siapapun yang membacanya
atau sekedar mendengarnya.

So much pain in this section.

Kata orang: "No pain no gain"

Kalo kata aku: "This pain will be ended"

Wohow ga?

In pray: to be continue..

*cheers*

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

..Senja...

Sepertinya aku suka senja karena aku menanti pertemuan dengan bulan
bukan aku membenci teriknya siang hari,
teriknya siang pun ku suka,
sinarnya selalu menerangi dan mengisi hari.

Sepertinya aku suka senja karena aku menanti pertemuan dengan bulan
Tapi bukan karena aku suka ditinggal oleh sinar mataharinya.
Aku tau semua yang bertemu pasti lambat laun juga berlalu.
Entah karena sepakat berpisah atau tak kuasa untuk bersama.

Yang pasti takdir selalu berakhir baik.
Aku tau karena itu janji Tuhanku,
Ia tak pernah ingkar.
Aku percaya itu dan aku cukup percaya itu.

Aku menikmati keduanya,
Aku menikmati saat bersama matahari,
Aku menikmati saat bulan berganti menemani.
Mereka sama-sama setia.
Tak pernah meninggalkanku terlalu lama.
Mereka sama-sama mengajarkan arti kehadiran yang nyata.

Aku mencintaimu bulan,
aku selalu menanti saat kau menyapaku,
meski aku tak lama menikmatimu

Pun matahari, engkau begitu gagah,
Sinarmu begitu dewasa,
mengajarkanku makna berlindung dari kerasnya kehidupan dunia.

dan diakhir perjumpaanku denganmu,
kau mengajarkan ketentraman dan kedamaian,
bahwa akhir akan selalu indah,

seterik apapun jalan yang ku lalui,
yang mungkin menyeka banyak keringatku,
yang mungkin membuat dahaga hariku,
kau mengajarkanku arti menikmati dan mensyukuri hari melalui senja,
kau berikan cahaya senja karena kau tau,
aku tak patut membencimu hanya karena sulitnya hariku sebelum bertemu senjamu.

Senjamu begitu indah

Bulan, kau sungguh mengajarkanku tentang keikhlasan.
bahwa kehadiranmu yang tak banyak dinikmati mata telanjang,
tak perlu kau hiraukan.
adanya bintang membuatmu semakin ceria,
tapi ketika mereka tak mampu menemanimu,
kau tetap setia di atas sana.
keikhlasanmu mengajarkanku banyak hal.
tak perlu dipuja kau akan tetap setia.

Dan aku lebih mencintai-Mu Tuhan,
terima kasih telah menciptakan matahari dan bulan.
penciptaan-Mu selalu memberikan pelajaran baru bagiku,

Aku menikmati tiap alunan nada yang Engkau berikan untuk duniaku,
Semoga di atas sana Engkau menilai baik setiap bait lagu kehidupan yang kumainkan,
semoga melodinya tercatat sempurna,
nada sumbangnya mampu kuperbaiki segera,
agak kelak aku tidak melakukan kesalahan not yg sama.

matahari dan bulan
aku tak pernah merasa memiliki kalian,
kalian adalah kepunyaan Tuhan,

Dia lebih berhak mengambil dan menjaga kalian
Dan aku cukup menikmatinya
sebagai bentuk syukurku atas penciptaan-Nya

Aku merasa berirama Tuhan,
Aku membutuhkan penilaian-Mu tanpa sekedar.
aku membutuhkan tuntunan-Mu, dan aku perlu belajar.

 aku selalu mengulang doa
berharap menjadi yang terbaik
yang telah Kau cipta
agar Engkau tak kecewa
karena bertemu dengan-Mu adalah keinginanku yang utama

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS